5 Hal Gila yang Akan Terjadi Jika Semua Emas Freeport Dimiliki Rakyat Indonesia
oleh Rizal
07:00 AM on Nov 9, 2015
Masalah pengelolaan Freeport masih jadi hal yang sensitif
di negeri ini. Tak hanya tentang sejarah awal pembangunan tambangnya
yang konon sampai menyeret isu konspirasi kelas berat, tapi juga masalah
janji-janji penyejahteraan perusahaan Amerika ini kepada masyarakat
Indonesia, khususnya warga Papua sendiri, yang sepertinya kurang
terlihat secara nyata.
Freeport mulai menancapkan bor-bor tajamnya pada tahun 1967 lewat
Kontrak Karya I yang direalisasikan pada tahun 1973. Lalu diperpanjang
pada tahun 1991 dan kini masih renegoisasi dengan pemerintah yang jika
deal maka mereka akan kembali menggigiti tanah Papua sampai 2041
mendatang. Soal durasi, perusahaan yang sudah ada sejak zaman kolonial
ini hampir 42 tahun memboyongi mineral berupa emas, perak, tembaga dan
lain sebagainya di Timika.
Nah, sekarang mari kita hitung-hitungan berapa banyak yang sudah
mereka ambil mulai dari awal beroperasi hingga sekarang. Para pakar
mengatakan jika setidaknya tiap tahun Freeport mengangkut 1 juta ons
emas. Dari jumlah ini lalu kita konversikan menjadi gram, kemudian
dikalikan dengan jumlah tahun operasi (42 tahun) dan juga kurs emas,
anggap saja nilainya Rp 300 ribuan. Penasaran dengan angka akhir yang
didapatkan? Rp 357 triliun! Ini hanya jumlah kasar saja dan bisa lebih
banyak lagi kalau dihitung secara cermat.
Nah, bayangkan jika sejak awal pengelolaan tambang terbesar dunia ini
ada di tangan pemerintah. Mungkin saja deretan hal gila berikut akan
menjadi kenyataan.
1. Indonesia Lebih Kaya Dari Brunei
Brunei tidak lebih besar dari Jawa, namun soal kemakmuran mereka jauh
lebih besar dari Indonesia. Negara ini punya produk domestik bruto per
kapita nomor lima di dunia serta jadi negara paling kaya nomor lima
berkat minyak mentahnya. Di Asia Tenggara sendiri sudah jelas mereka
adalah yang paling makmur.
Hanya
berbekal minyak mentah Brunei bisa segila ini. Apa jadinya jika
Indonesia memiliki tambang emas yang notabene harganya lebih signifikan
dari minyak mentah? Jangan tanya, mungkin rakyat Indonesia sudah tidak
ada yang mengemis lagi. Hidup serba berkecukupan dan memenuhi
rumah-rumah dengan barang belanjaan. Ya, pada akhirnya kita mampu akan
berdiri sederajat dengan negara-negara kaya lain dan menjadi yang paling
bisa bertahan di kala roda ekonomi global tengah tak jelas seperti
sekarang ini.
Freeport di tangan, Indonesia pun bakal lebih makmur dari Brunei [Image Source]sumber berita : http://www.boombastis.com/freeport-dimiliki-indonesia/46609
Tidak ada komentar:
Posting Komentar